TERBANG DENGAN SAYAP FAJAR ? .... DIA SELALU ADA BAGI KITA...

Search This Blog

Tuesday, December 13, 2011

Mahkota Duri

Mahkota duri, dipakai Yesus pada saat Dia disalibkan. Mengapa? Itu bukan suatu kebetulan.


Seharusnya kitalah yang memakainya. Mahkota duri itu tidak seindah yang digambar di film atau foto-foto yang pernah kita lihat. Tapi tepatnya itu mahkota yang kotor ( kemungkinan jalinan semak dan duri yang ditemukan prajurit-prajurit Romawi pada saat itu). Kitalah yang seharusnya memakainya.

Seluruh tanda di tubuh Yesus pada saat Dia disalib adalah simbol-simbol dosa yang seharusnya kita tanggung. Simbol - simbol apakah itu?

Perhatikanlah Firman Tuhan dari Kitab Kejadian sbb :
3:17. Lalu firman-Nya kepada manusia itu: "Karena engkau mendengarkan perkataan isterimu dan memakan dari buah pohon, yang telah Kuperintahkan kepadamu: Jangan makan dari padanya, maka terkutuklah tanah karena engkau; dengan bersusah payah engkau akan mencari rezekimu dari tanah seumur hidupmu:
3:18 semak duri dan rumput duri yang akan dihasilkannya bagimu, dan tumbuh-tumbuhan di padang akan menjadi makananmu;
3:19 dengan berpeluh engkau akan mencari makananmu, sampai engkau kembali lagi menjadi tanah, karena dari situlah engkau diambil; sebab engkau debu dan engkau akan kembali menjadi debu."

Yesus memakai mahkota duri saat disalibkan, Dia mengambilnya, dipakai-Nya, seharusnya itu untuk kita karena kita sudah terkena kutuk karena dunia ini. Dosa keturunan, dipatahkan-Nya di kayu salib.
Mahkota duri juga merupakan suatu lambang "paradigma dunia" dimana kita dulu berada. Diambil-Nya itu, digantinya dengan "paradigma Ilahi" yakni pemerintanan-Nya di dunia ini. Bersiaplah Saudara, jika Saudara percaya kepada-Nya, maka paradigma-Nya mulai melingkar di kepala Anda.Anda menjadi berbeda.

Masih banyak kesaksian Firman Tuhan yang perlu kita simak, semuanya berbicara tentang Sang Firman, yang telah mengunjungi ciptaan-Nya. Supaya kembali kepada keadaan semula, yakni dipenuhi kemuliaan-Nya. Bukan dunia ini, karena dunia ini akan binasa.

Tobe continued. GBU

Sunday, November 27, 2011

Mengapa Kita masih Berbuat Dosa (2)

Kita masih berbuat dosa karena sering kali kita terpesona dengan sesuatu dari dunia ini.


Mirip dengan Hawa, yang terpesona melihat eloknya buah pengetahuan yang baik dan buruk.  Saat melihat buah itu, dia tidak melihat hal yang lain yang lebih elok dari buah itu yaitu Tuhan sendiri. Tuhan memang sedang tidak menampakkan diri kepada Hawa saat peristiwa itu, karena memang Tuhan memberi "kehendak bebas" kepada manusia. Perintah-Nya sudah jelas yakni mengusahakan dengan baik seluruh Taman Eden. Dan jangan memakan 1 buah itu saja yakni buah pengetahuan yang baik dan jahat.

Kematiah Yesus di kayu salib mengembalikan situasi ini. Dengan darah-Nya, kita dikembalikan kepada keelokan yang sejati, yakni Persekutuan dengan Dia. Kita boleh kembali menikmatinya, dan memang ketika kita datang kepada-Nya, Dia jauh lebih elok dibanding semua yang ada di dunia ini. Semua kemuliaan dunia ini pudar di hadapan tahta-Nya.


Ketika kita datang kepada-Nya, maka kita percaya kepada-Nya. Ketika kita percaya kepada-Nya, kita percaya juga bahwa Dia sudah menebus segala dosa dan kenajisan kita di kayu salib, karena tidak mungkin kita membayar kenajisan kita dengan diri kita sendiri atau segala perbuatan amal baik kita, karena kita ini najis adanya.  Hanya dengan penebusan dari Dia, kita mendapatkan kembali kekudusan kita.

Jadi saat kita datang kepada-Nya, maka Kuasa Darah-Nya itu menerpa kita, melayakkan kita, dan kita boleh menikmati keelokan yang sejati dari Dia yakni Dia sendiri. Betapa itu sangat berharga bagi kehidupan kita. Dan dunia, di manakah dia sekarang....? Itulah sebabnya Dia mengatakan bahwa anak-anak-Nya mengalahkan dunia ini. 


Saturday, November 19, 2011

Mengapa Kita masih dapat Berbuat Dosa?

hari ke-6 berkat.


Mengapa kita masih dapat berbuat dosa? Malam ini aku dapatkan inspirasinya.


Karena : ---> "paradigma dunia ini" tiba-tiba mengikat kepala kita.


Sebenarnya Yesus sudah memakunya di kayu salib : ---> " mahkota duri" ---> simbol paradigma dunia ini telah digantung di kayu salib. Mengapa kita memakainya lagi? Tanpa kita sadari? Karena kita masih berada di dalam dunia ini. " I Yoh 5:19b : ".........dan seluruh dunia berada di bawah kuasa si jahat."


Oleh sebab itu Dia berdoa : " lindungilah mereka dari pada yang jahat"



Namun Dia berkata " domba-dombaKu mengenal suaraKu,"


Betapa kita harus selalu mendengarkan Dia, berada selalu dalam persekutuan dengan Dia. Supaya "mahkota duri itu" tidak akan lagi melingkar di kepala kita. Amien.



Wednesday, November 16, 2011

Mengasihi Bapa

Ini Hari ketiga
Pagi ini kembali aku diingatkan dengan salah satu ayat I Yoh 2 :15-18 sbb :

2:15 Janganlah kamu mengasihi dunia dan apa yang ada di dalamnya. Jikalau orang mengasihi dunia, maka kasih akan Bapa tidak ada di dalam orang itu.
2:16 Sebab semua yang ada di dalam dunia, yaitu keinginan daging dan keinginan mata serta keangkuhan hidup, bukanlah berasal dari Bapa, melainkan dari dunia.
2:17 Dan dunia ini sedang lenyap dengan keinginannya, tetapi orang yang melakukan kehendak Allah tetap hidup selama-lamanya.



Andai aku dapat dengan kuat berkata dalam hatiku "Aku mengasihi Engkau Bapa". Ingin sekali aku merasakannya. Sama seperti Dia yang telah hidup di dunia ini, mengasihi Bapa sampai akhir.


Bagaimana dengan Anda?

Hari ke-empat datang lagi berkat :
8:1. Setelah Yesus turun dari bukit, orang banyak berbondong-bondong mengikuti Dia.
8:2 Maka datanglah seorang yang sakit kusta kepada-Nya, lalu sujud menyembah Dia dan berkata: "Tuan, jika Tuan mau, Tuan dapat mentahirkan aku."
8:3 Lalu Yesus mengulurkan tangan-Nya, menjamah orang itu dan berkata: "Aku mau, jadilah engkau tahir." Seketika itu juga tahirlah orang itu dari pada kustanya.
8:4 Lalu Yesus berkata kepadanya: "Ingatlah, jangan engkau memberitahukan hal ini kepada siapapun, tetapi pergilah, perlihatkanlah dirimu kepada imam dan persembahkanlah persembahan yang diperintahkan Musa, sebagai bukti bagi mereka."

Bagaimana tentang "kusta rohani?". Lebih susah disembuhkan. Tetapi Roh Kudus memberi pengharapan :"tidak ada yang tidak dapat disembuhkan".

Kusta Rohani : suatu kebiasaan jelek, buruk, negatip yang menempel di kehidupan kita, baik yang kita pikirkan, angan-angankan, bahkan yang kita lakukan. Allah mau itu dilenyapkan dari kehidupan kita. Wow....bagaimana caranya? Dari ayat diatas dapat memberi inspirasi kepada kita.

GBU.

Sunday, November 6, 2011

Disembuhkan oleh Firman


 
Pada waktu itu saya masih duduk di kelas III SMA di Kota Kediri. Saya sudah mengenal Tuhan namun saya tidak "bertumbuh" dengan baik. Tiba-tiba saya mengalami suatu penyakit gatal-gatal. Mula-mula ada di tangan kecil-kecil dengan diameter kira-kira 1/2 Cm. Pada berjalannya waktu semakin berat. Bahkan sekujur tubuh gatal semua, karena beratnya sampai-sampai kulit saya bengkak, saya melihatnya maaf mirip kulit badak.

Saya mencoba memeriksakan diri ke dokter dikatakan sakit urtikaria. Dari hasil test alergi saya dinyatakan allergi debu dan serangga. Bagaimana saya harus menghindari debu. Mau menghindar ke mana? Maka saya harus minum obat antihistamin (anti alergi) seumur hidup.

Penyakit ini berlanjut hingga kuliah di Akademi Keperawatan. Di bangku kuliah inilah saya kembali rindu untuk terus bertumbuh di dalam Tuhan.
 
Suatu saat saya membaca Alkitab, saya menemukan ayat di dalam Mazmur sbb :

119:89 Untuk selama-lamanya, ya TUHAN, firman-Mu tetap teguh di sorga.
119:90 Kesetiaan-Mu dari keturunan ke keturunan; Engkau menegakkan bumi, sehingga tetap ada.
119:91 Menurut hukum-hukum-Mu semuanya itu ada sekarang, sebab segala sesuatu melayani   Engkau.

Saya tersentak, "apakah penyakit ini melayani Tuhan?.. Kemudian saya mulai rajin membaca Alkitab, memuji dan menyembah Tuhan.

Pada saat bersaat teduh itu gatal-gatal yang tumbuh sampai seukuran 1 Cm tiba-tiba tidak jadi membesar. Besuknya tumbuh lagi, lalu saya kembali melakukan saat teduh saya, baru 1/2 Cm kemudian hilang. Saya mulai stop obat, kemudian bila gatal-gatal timbul saya mulai membaca Alkitab dan memuji Tuhan. Berikutnya mereka tidak berani timbul lagi.

Sejak saat itu saya percaya, tidak ada sesuatupun yang terjadi kebetulan. Jika semuanya terjadi semata-mata adalah seizin Tuhan. Dan tanpa seizin Tuhan tidak ada sesuatupun dapat terjadi.

Mungkin Anda memiliki masalah : sakit penyakit, keuangan, jodoh, keturunan, dsb datanglah kepada-Nya.

Untuk yang menderita sakit - penyakit Tuhan berfirman dalam Mazmur 107 : 20 "Disampaikan-Nya Firman-Nya dan disembuhkan-Nya mereka, diluputkan-Nya mereka dari liang kubur."

Kondisi liang kubur adalah kondisi yang tidak menyenangkan ;  menakutkan, ketidakpastian, kecemasan, kesesakan, dsb. Kita butuh Firman-Nya.
 
Dia berkata :
Matius 11:28 Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.
11:29 Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan.
11:30 Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan beban-Kupun ringan."

Dia begitu terbeban untuk menolong Kita, tetapi Kitapun harus pikul kuk, yakni melakukan seluruh kehendak-Nya, supaya beban Dia untuk membebaskan Kita semakin ringan dan Kita akan segera terbebas.

Dan inilah janjinya :
"Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. " (Yohanes 10:10).

Terpuji Nama-Nya.

Kuda yang Bisa Menghilang

Kuda apa yang dapat menghilang?....

Jawabnya adalah : " Kudaku lari tidak kembali"..he he he


Friday, August 19, 2011

Kesaksian : Asthmaku Sembuh

Sejak tahun 2000 setelah kelulusanku dari S1 Keperawatan di Bandung aku mulai terkena rhinitis alergi, yakni pilek / flu karena alergi, biasanya terjadi saat pagi hari, kemudian hilang saat siang. Aku berkonsultasi dengan dokter penyakit dalam katanya zat-zat kimia di Bandung membuat saluran pernafasanku berubah demikian. 

Pada tahun 2009 sebelum kepindahanku ke Batu, aku mengalami sakit Asthma, rupanya alergi mulai turun ke saluran pernafasan bawah. Aku seringkali terbangun di malam hari karena sesak, setelah bangun dan duduk atau berjalan sesaat sesakku hilang, ganti batuk kecil-kecil. Dan itu sering terjadi.

Saat puasa 15 hariku sebelum kepindahanku ke Batu, aku tidak pernah sesak. Kemudian setelah kepindahanku ke Sengkaling Malang di rumah tinggalku dekat Batu (udara jauh lebih dingin daripada Kediri) kembali Asthmaku sering kambuh. Aku merasakan dorongan Tuhan untuk berpuasa selama 3 hari. Pagi dan siang aku hanya minum, makan pada sore hari. Pada hari ketiga puasaku Asthmaku lenyap, Haleluyah, aku merasa disembuhkan oleh Tuhan.

Dua tahun kemudian, yakni Bulan Juli 2011, aku bekerja part time di Batu 3 hari dan di Kediri (STIKes) tiga hari. Suasana kerja yang baru, yang tidak sama dengan dahulu ketika aku pernah bekerja di situ sebelumnya. Aku selalu mencoba melindungi pikiranku dengan sangat. Aku antipati , waspada dengan dunia. Tiba-tiba asthmaku kambuh. Aku merasa heran, sudah disembuhkan oleh Tuhan, tapi sekarang penyakitku datang lagi. Aku terus bertanya "kenapa Tuhan?".


Suatu malam di Bulan Agustus 2011, aku lupa tanggalnya....aku sendirian di Sengkaling. Sekitar jam 1 pagi aku terbangun karena sesakku, dan itu sangat berat. Sehari sebelumnya aku minta obat alergi, namun aku merasa Tuhan tidak ijinkan aku memakainya. Malam itu aku mulai berpikir aku harus ke rumah sakit, tapi pikirku aku bisa pingsan di jalan (jarak 15-20 mnt) dengan sepeda motor. Sebenarnya ada obat alergi yang aku dapatkan, tetapi aku tidak meminumnya dan memutuskan untuk mencari penyebabnya. Aku mulai berdoa " kenapa Tuhan?".

Kemudian Roh Kudus mengingatkan aku tentang reff pujian dari GMB ..."tinggikan Diri-Mu, mengatasi langit....Kemuliaan-Mu mengatasi bumi..." Kemudian aku menyanyikannya berulang-ulang. Beberapa saat kemudian sesakku reda. Jam 2, aku mengantuk dan kuputuskan untuk tidur lagi (biasanya aku takut tidur, karena jika berbaring sesakku kembali semakin berat).

Jam 4 pagi aku bangun dan heran...sesakku lenyap tanpa obat...tinggal batuk kecil-kecil. Sejak saat itu asthmaku hilang....tiap malam tidak ada lagi sesak. dan jika sesak sedikit kembali aku memohon kepada Tuhan...... "tinggikan Diri-Mu, mengatasi langit....Kemuliaan-Mu mengatasi bumi......."

Pujian itu berasal dari Mazmur 57. Aku mendapat pengertian baru : yang dimaksud langit dan bumi bukan langit yang di atas kepala kita, dan bumi bukan yang kita injak dengan kaki kita. Tetapi semua yang kita pikirkan yakni angan-angan kita, cita-cita kita, harapan-harapan kita, ide-ide kita, itulah langit-langit kehidupan kita. Dan bumi ialah apa yang sedang kita alami saat ini ; pekerjaan kita, tugas-tugas kita, kesulitan-kesulitan kita, masalah-masalah kita. DIA mau langit dan bumi kehidupan kita diliputi oleh Kemuliaan-Nya.

Raja Daud, dia yang seorang raja, kurang kemuliaan apa sehingga dia berdoa kepada Tuhan dalam Mazmur 115:1. "Bukan kepada kami, ya TUHAN, bukan kepada kami, tetapi kepada nama-Mulah beri kemuliaan, oleh karena kasih-Mu, oleh karena setia-Mu!"  Jika langit dan bumi kehidupan kita dipenuhi Kemuliaan Tuhan, bukan kita, bukan kepandaian kita, bukan harta kita, bukan segala usaha dan perbuatan kita, bukan tingkat pendidikan atau status kita tetapi DIA lah yang layak mendapatkan kemulian.

Kemuliaan Tuhan artinya : "Tuhan yang dimuliakan". Amin.



TINGGIKAN DIRI-MU
by GMB

KU BERSYUKUR PADA-MU TUHAN
ATAS KASIH-MU
KU BERMAZMUR BAGI NAMA-MU YANG KUDUS
S’BAB ENGKAU KEBENARANKU
PADA-MU KU PERCAYA
BETAPA MULIANYA TUHANKU
KU RINDU MENYATAKAN

Reff :
        TINGGIKAN DIRI-MU MENGATASI LANGIT
        KEBESARAN-MU TUHAN MENGATASI BUMI
        TINGGIKAN DIRI-MU MENGATASI LANGIT
        KEMULIAAN-MU TUHAN MENGATASI BUMI

Songwriters : Joseph S. Djafar & Jonathan Prawira

Saturday, July 9, 2011

Iblis Minta Pensiun?



Iblis datang kepada kepada ALLah lalu mengatakan sbb:

"Ya Allah hamba minta pensiun dini saja...!"  ALLAH : "Kenapa kamu minta pensiun padahal kamu yg minta utk selalu mnggoda manusia ?"  Iblis : "Hamba minta ampun ya Allah, amit2 sekarang kelakuan manusia sudah melebihi Iblis, hamba kuatir justru hamba yg tergoda oleh manusia....
Makanya hamba minta pensiun dini aja..., Manusia berZina, yang Enak dia, yg di Salahkan Hamba. Manusia Korupsi, Dia yg Menikmati, katanya diGoda Hamba. HaH.......

Dasar iblis......tapi aku ga percaya dia akan pensiun......dia akan bingung nggak punya aktifitas..He..he..he.

Friday, July 1, 2011

Pertengkaran

 2 hari yang lalu aku mengajak anakku yang pertama membaca alkitab, terambil dari kitab Yakubus demikian :
4:1. Dari manakah datangnya sengketa dan pertengkaran di antara kamu? Bukankah datangnya dari hawa nafsumu yang saling berjuang di dalam tubuhmu?
4:2 Kamu mengingini sesuatu, tetapi kamu tidak memperolehnya, lalu kamu membunuh; kamu iri hati, tetapi kamu tidak mencapai tujuanmu, lalu kamu bertengkar dan kamu berkelahi.

Aku katakan kepada anakku : kalau kamu main, dan kamu kalah, jangan marah....Tuhan akan memberikan kemenangan-kemenangan yang lain. Kalau temanmu mengambil makananmu, jangan marah, Tuhan akan menggantikan dengan makanan lain yang lebih baik untukmu. Kalau kita bertengkar, itu berasal dari hawa nafsu kita.

Dari renungan itu pun saya mendapat pelajaran yang sangat berharga. Betapa masalah kita sebenarnya berawal dari ketidakpercayaan kita kepada Tuhan?...Kita sering khawatir akan kehilangan sesuatu.....tidakkah kita seharusnya percaya bahwa Dia sanggup menggantikan dengan berkat yang jauh lebih berharga. Bahkan janji penyertaan-Nya begitu mulia. Terpuji nama-Nya.

Tuesday, June 28, 2011

Benih yang Ditabur

Pagi, 28 Juni 2011.


Setelah sekian banyak berkat yang kami dapatkan, pagi ini aku diingatkan kembali tentang benih yang ditabur. Allah mau semua benih itu jatuh ke tanah yang subur. Supaya berbuah ada yang 30 kali lipat, 60 kali lipat, dan 100 kali lipat. --> seperti suatu laba sekian persen?


Bagaimana supaya benih itu bertumbuh terus ? jawaban sederhana : disirami, digemburkan tanahnya, semua semak belukar dilenyapkan, dan perlu matahari yang cukup.


Mampukan kami melakukannya Tuhan.....

Monday, June 27, 2011

Memiliki-Mu

Barang siapa memiliki Anak, Ia memiliki hidup. Barang siapa tidak memiliki Anak, dia tidak memiliki hidup.

Pagi ini sungguh renungan yang sangat berharga bagiku. Betapa tidak, aku memiliki - Nya, yakni Dia yang sudah rela mati dan bangkit bagiku.

Masihkah aku memiliki Dia, dia sudah pergi ke Sorga? 

Ya! Yang tertinggal di bumi adalah Kuasa Darah-Nya, yang dikerjakan oleh Roh-Nya Yang Kudus.

Alangkah lebih baiknya jika aku selalu ada di dalam Kuasa Darah-Nya.

Apapun yang aku sentuh, akan bersentuhan dengan Kuasa Darah-Nya. Dan Dia akan mengubahkan segala sesuatu menjadi baik, bahkan sangat baik.

Mampukan aku Bapa untuk selalu berada dalam Kuasa Darah-Mu. Ajar dan ajar terus aku, supaya aku selalu menyenangkan-Mu. Amin.

Sunday, June 26, 2011

Sayap Fajar


Ke mana aku dapat pergi menjauhi roh-Mu, ke mana aku dapat lari dari hadapan-Mu?
Jika aku mendaki ke langit, Engkau di sana; jika aku menaruh tempat tidurku di dunia orang mati, di situpun Engkau.

Jika aku terbang dengan sayap fajar, dan membuat kediaman di ujung laut, juga di sana tangan-Mu akan menuntun aku, dan tangan kanan-Mu memegang aku.
(Mazmur 139:7-10)

Apa maksud Firman ini Saudara?......

Beda saraf, syaraf, sarap

Apa beda saraf, syaraf, sarap, & sarapan?.

He...he....he.... nggak usah dipikirin. Hla wong itu cuma bunyi yang mirip. Tergantung yang ngucapin orang ganteng atau tidak. Haaa??/

Saturday, June 25, 2011

Lapangkan Tempat Kemahmu

Pagi ini aku merasa dibimbing untuk membaca Nats ini ; dari Yesaya
54:2 Lapangkanlah tempat kemahmu, dan bentangkanlah tenda tempat kediamanmu, janganlah menghematnya; panjangkanlah tali-tali kemahmu dan pancangkanlah kokoh-kokoh patok-patokmu!
54:3 Sebab engkau akan mengembang ke kanan dan ke kiri, keturunanmu akan memperoleh tempat bangsa-bangsa, dan akan mendiami kota-kota yang sunyi.


Ini tentang kemah; pada waktu dahulu Bangsa Israel masih banyak yang tinggal dalam kemah-kemah sebagai tempat kediaman mereka.


Aku segera mengerti maksud kemah ini adalah tempat kita bersekutu, berteduh bersama, bercengkrama, yakni antara kita. Siapakah kita? Aku atau Saudara dengan Dia. Dia rindu selalu bersekutu dengan kita.

Kita harus melapangkan tempat kemah kita, membentangkan tenda kita, memanjangkan tali-tali kemah kita, dan memancang dengan kokoh patok-patoknya.

Lalu kemah yang mana? Yakni hidup kita. Hidup kita adalah kemah pertemuan antara kita dengan Bapa. Dia katakan jangan menghemat. Betapa kita harus mempersiapkan untuk ini semua? Persiapan yang seperti apa? Persiapan tanpa batas.........




Thursday, June 23, 2011

Sunat Batiniah

Hari ini aku diingatkan lagi tentang sunat batin sebagaimana yang Tuhan ajarkan.
Allah kita adalah Allah yang Maha Kudus, jadi kitapun harus kudus.
Kulit khatan menandakan simbul manusia lama yang tidak kudus dan harus dibuang supaya hidup kita layak dan berpadanan dengan Dia. Kemalasanku, nafsu rakusku, kebebalanku, itu semua kulit khatanku yang harusnya kubuang. Semua adalah bagian manusia lama yang harus dipotong dan dikeluarkan dari hidupku.
Dengan menuliskan ini aku berharap akan diingatkan terus tentang ini dan membawanya kepada Kasih Karunia Tuhan, karena tanpa Dia aku tidak dapat berbuat apa-apa. Terpuji nama-Nya.

Saudara yang tahu, bantu aku donk dimana ayat alkitabnya tentang Sunat Batiniah. .... GBU

Tuesday, June 21, 2011

Duluan Mana Telur dengan Ayam?

Mana yang lebih dahulu telur apa ayam?


Jawabnya : yang pesan duluan yang dapat. Ngantri donk...ha...ha..ha

Thursday, June 16, 2011

Jangan ada satupun yang menghalangi hubungan Kita

Menuliskan ini sangat berat bagiku. Inilah yang dialami gereja Tuhan sepanjang abad. Yakni ada jika pemerintah dunia ini; yakni roh-roh , pemerintah-pemerintah, penguasa-penguasa kerajaan angkasa jika mempengaruhi kita sebagai warga kerajaan Allah, maka pemerintahan-Nya atas kita tidak akan lancar seperti yang Dia harapkan.

Yesus berdoa demikian; ditulis oleh Yohanes

17:13 Tetapi sekarang, Aku datang kepada-Mu dan Aku mengatakan semuanya ini sementara Aku masih ada di dalam dunia, supaya penuhlah sukacita-Ku di dalam diri mereka.
17:14 Aku telah memberikan firman-Mu kepada mereka dan dunia membenci mereka, karena mereka bukan dari dunia, sama seperti Aku bukan dari dunia.
17:15 Aku tidak meminta, supaya Engkau mengambil mereka dari dunia, tetapi supaya Engkau melindungi mereka dari pada yang jahat.
17:16 Mereka bukan dari dunia, sama seperti Aku bukan dari dunia.


12:31 Sekarang berlangsung penghakiman atas dunia ini: sekarang juga penguasa dunia ini akan dilemparkan ke luar;
12:32 dan Aku, apabila Aku ditinggikan dari bumi, Aku akan menarik semua orang datang kepada-Ku."

Haleluyah, inilah misi Yesus Kristus, yakni mendatangkan Kerajaan Allah di bumi ini. Kerajaan Allah artinya Pemerintahan Allah nyata dalam hidup manusia, yakni gereja-Nya.

Jika pemerintahan-Nya nyata dan sempurna, kita dapat yakin sepenuhnya gereja Tuhan tidak sedang dalam pemerintahan dunia ini.

Tuesday, June 14, 2011

Tanggalkan Style Anda

Pagi tadi aku dapat berkat lagi. Pelajaran tentang Raja yang dielu-elukan "Hosana, diberkatilah Dia yang datang dalam nama Tuhan". Beberapa orang menghamparkan pakaiannya di tanah, sebagai alas untuk Raja Yesus Kristus yang memasuki Yerusalem sambil menunggang keledai.
Indah sekali. Pakaian adalah style seseorang. Seseorang dapat dilihat dari pakaian yang dipakainya. Pelajaran yang kudapat adalah: jika kita mau Tuhan yang dielu-elukan, tanggalkan style kita, biarlah gaya dan cara Tuhan yang bekerja. Dan yakinlah Dia pasti dimuliakan.
Mengapa Anda bersikeras memakai style Anda. ??? Kita pikir itu yang terbaik ??? Kata Yesus : Tidak ada yang baik selain Bapa di Sorga sendiri.
Barangsiapa mengerti, hendaklah dia memahami apa yang dikatakan Roh kepada jemaat.



Monday, June 13, 2011

Hubungan spesial

Hari ini aku mendapatkan pelajaran yang sangat berharga. Aku diingatkan lagi dengan arti sebuah hubungan dengan Bapa di Sorga.
Bapa benar-benar menghendaki hubungan lebih dari apapun. Di mana ya ayat Alkitabnya? Aku diingatkan akan ayat ini :


Matius
7:21. Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga.
7:22 Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga?
7:23 Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!"


Mengapa? Dia menghendaki mengenal kita ! Bagaimana mungkin Dia tidak mengenal kita ? Dia Yang Maha Tahu ?

Dia mengenal kita karena kita " dekat dengan Dia". Rasul Paulus menyatakan sebagai " atau lebih baik kamu dikenal oleh Dia".

Pertanyaan yang sangat penting adalah :
1. Apakah kita sedang berada dalam persekutuan dengan Dia ?
2. Apakah kita sedang berada dalam kedekatan kita kepada-Nya?


Dia Menghendaki persekutuan lebih dari apapun.

Saturday, June 11, 2011

Sabtu, 11 Juni 2011


Bapa Yang Baik

oleh Givingmyheart....

Ya Bapa, biarlah yang membaca kesaksianku ini, mereka boleh mendapatkan berkat-berkat-Mu yang melimpah. Nyatakan kepada mereka bahwa Engkau sungguh ada dan nyata bagi mereka. Biarlah kasih karunia-Mu yang ajaib tercurah bagi mereka. Amin.



ADUH PAK, TOLONG KEPALAKU SAKIT SEKALI...........
Pada waktu itu saya sedang bekerja di Rumah Sakit saya yang pertama, saya bekerja  di Paviliun II, ketika saya dalam masa orientasi setelah menyelesaikan pendidikan S1 Keperawatan.

Pada saat jam istirahat tiba-tiba hati saya rindu sekali kepada pimpinan Tuhan, saya berdoa " Tuhan sudah lama Engkau tidak memimpinku, tolong aku pimpin aku". Lalu aku merasa Tuhan berbicara kuat di dalam hati saya " berjalanlan ke Isolasi II" namun saya menjawab " tidak Tuhan, aku mau ke kamar I" karena kebiasaanku berkeliling melihat pasien dimulai dari kamar I. Kembali dengan kuat Dia berkata " berjalanlah ke Isolasi II" lalu jawabku "baiklah Tuhan" .Aku berjalan ke Ruang Isolasi II, apa yang terjadi ....seorang pasien  sedang menyeringai wajahnya nampak kesakitan ..." aduh Pak, tolong kepalaku sakit sekali.." Lalu aku bergegas mengambilkan obat untuk bapak tadi... Puji Tuhan, Tuhan  membawaku tepat pada waktunya untuk menolong pasien. Aku sedikit protes kepada Tuhan, mengapa aku harus melakukan ini semua, mengapa aku tidak jadi pemberita injil saja (tentu saja dalam pimpinan-Nya?). Aku tidak mengerti bahwa Dia menghendaki persekutuan / pergaulan yang erat dengan kita apapun profesi atau pekerjaan kita. Kita berhak mendapatkannya.


PINDAH KERJA PERTAMAKU....
Pada waktu itu  aku sedang bekerja di rumah sakitku yang pertama. Aku dipindahtugaskan dari STIKES ke  bagian Diklat, tugasku membuat proposal-proposal diklat untuk dilaksanakan dan pelatihan-pelatihan selanjutnya. Aku merasa boring, stagnan, merasa tidak mengalami pertumbuhan. Aku ingat masa-masa yang lalu begitu pesat pertumbuhan rohaniku. Lalu aku mulai berpikir untuk berhenti bekerja ;  aku merasa harus melepaskan semua, dan belajar bergantung penuh kepada Tuhan.

Aku mulai berdoa ; Tuhan apakah aku harus pergi....Aku sangat gelisah, cemas, kalau keluar aku akan kerja dimana? Tapi aku bertekad aku mau bergantung penuh kepada Tuhan. Lalu berdoa dan berpuasa. Aku merasa banyak Firman Tuhan menguatkanku. Salah satu Nas Alkitab menguatkan aku : " ... yang begini ini belum pernah terjadi....." akhirnya aku harus memutuskan untuk resign, aku tidak takut lagi. Biasanya orang resign karena alasan-alasan tertentu misal pindah rumah, diterima PNS, ikut suami, dsb. Tetapi alasan resign saya adalah " Saya memiliki visi yang baru".

 Saudaraku, jangan mencoba seperti yang saya lakukan kalau benar-benar tidak ada pernyataan Tuhan. Anda akan menyesal.

Ada kejadian lain : nenek istri saya yang post stroke tiba-tiba tidak sadar dari siang sampai malam. Kami sudah siap dengan segala yang buruk. Tetapi tiba-tiba malam pukul 21.30 beliau sadar, lalu mencari saya (padahal beliau tidak dekat dengan saya) dia katakan "...kamu pindahlah ke Batu nanti uangmu pasti banyak.." saya hanya tersenyum sambil berkata "kok embah tahu?" lalu beliau menjawab " udah to, pindahlah ke Batu. Saya hanya menyimpan dalam hati, dalam hati saya tertawa.
Ada gambaran dalam hati saya Rumah Sakit di Batu ini seperti kerajaann kecil yang terang-benderang di dalamnya. Saya tidak tahu maksudnya apa. Lalu saya mengatakan kepada mertua saya "Ibu, saya memang senang dengan rumah sakit itu" lalu ibu menjawab " ya sudah kamu sms apa telepon direkturnya" saya memang memiliki nomor telepon Beliau. Tetapi saya menjawab " Ibu, saya tidak akan sms, tidak akan telepon, tidak akan kirim lamaran atau datang ke sana. Jika Tuhan menyuruh bekerja di sana pasti saya akan dipanggil." Jawaban saya sepertinya tidak masuk akal.

Tiga hari setelah surat pengunduran diri saya ajukan, Direktur RS yang di Batu itu sms saya ingin bertemu saya. Beliau bertanya " kami dengar Anda mau keluar, bagaimana kalau ke Batu? Dalam hati saya ini ajaib, benarkah saya harus bekerja di sana? Saya katakan kepada Beliau " Saya sudah mengundurkan diri Dok, tetapi saya akan berdoa apakah benar saya harus ke Batu".

Oleh karena seluruh pihak keluarga baik dari saya maupun istri saya mendorong saya untuk pergi ke Batu. Tuhan memberi penguatan firman dalam Alkitab bahwa saya harus memberikan damai sejah tera kepada semuanya......jadi saya putuskan untuk bekerja di Rumah Sakit kedua saya itu. Itupun setelah 3 hari setelah  saya keluar dari rumah sakit saya yang pertama,  baru kemudian saya menghubungi Direktur di Batu.

MASA AWAL DI BATU.......

Pada masa awal di Batu saya mulai sibuk mencari tempat tinggal kesana kemari, mencari kontrakan, perumahan baru (KPR) seolah-olah saya akan terus di sana. Sampai 2 minggu saya tidak mendapatkan yang tepat lalu saya merasakan capek dan stress berat. Tiba-tiba dalam kondisi stress itu saya merasa Tuhan berbicara dalam hati saya "Kamu tahukan sekarang, Akulah yang membuatmu bahagia" ...... jadi bukan segala situasi yang saya alami....... Saya tertegun; selama ini saya bukan apa-apa, oleh karena pernyataan itu saya tertantang untuk terus mencari Dia. Kemudian kami tinggal dalam rumah kontrakan beberapa jarak rumah dari rumah Kakak istri saya di perumahan di Sengkaling Malang.

Dan ternyata ada badai yang begitu menyita perhatian keluarga. Kakak kami terlilit hutang yang parah karena bisnisnya, lalu untuk menutup hutangnya mereka harus menjual rumahnya. Kami disuruh membeli dengan perantaraan kredit rumah dari bank. Nah...mungkin ini juga rencana Tuhan mengapa kami tidak boleh membeli rumah .....yaitu kami harus menolong kakak kami.

KARYA DI RS. BATU....

Setelah bekerja di Rumah Sakit. ini saya merasakan Firman Tuhan diberitakan sangat kuat di sana, lebih dari rumah sakit saya yang pertama. Saya baru sadar itu artinya kerajaan kecil yang terang benderang di dalamnya, lalu mengapa yang luar tidak seterang dalamnya; ternyata ada masalah dalam pemasaran; sekarang sudah lebih diperbaiki.
Tuhan membuat saya kagum sekaligus bersyukur. Program Asuhan Keperawatan dengan komputer yang hanya saya impikan di Rumah Sakit saya yang pertama dapat saya wujudkan di Batu bahkan sudah diikuti oleh kasir untuk bilingnya.
Kemudian Keperawatan Primer bisa dilakukan, dan yang terakhir yang pernah saya impikan yakni Penilaian Kinerja Pegawai menurut kompetensi masing-masing profesi juga terwujud. Semua karena Tuhan. Saya juga mengalami dengan nyata bagaimana Komite Keperawatan yang sesungguhnya meskipun berjalan dengan sangat sulit.

TUHAN, BIMBINGLAH AKU....
Ada beberapa kejadian yang membuat saya .........saya tidak bisa mengatakannya selain syukur.
Suatu saat saya sedang dinas menjadi supervisor, waktu itu dinas malam saya jaga di kantor perawatan. Tiba-tiba jam 3 malam saya merasa didorong Tuhan untuk berjalan ke lantai III kelas 3, saya tidak tahu ada apa. Saya lihat yang sedang jaga satu perawat sedang siap-siap untuk istirahat. Kemudian saya berjalan keliling melihat pasien-pasien yang sedang tidur. Apa yang terjadi .....ada satu pasien yang kamarnya dekat dengan kantor perawat infusnya sudah "habis" artinya kosong, udara sudah mau sampai ke tangan pasien. Dalam hati saya hanya berucap " Engkau baik Tuhan"......kemudian saya memberitahukan kepada perawat. Dia mengatakan telah dicek dan infus masih banyak. Saya tidak memarahi dia karena saya lihat dari wajahnya yang sudah menampilkan rasa bersalahnya......

Suatu kali dinas Sore menjadi supervisor saya merasa dibimbing untuk berjalan naik ke lantai III kelas 2. Perawat sedang duduk di Nurse Station, kemudian saya menecek pasien dan masuk ruang isolasi A ; ada pasien wanita tua sedang mengalami distress nafas, nafas cepat mungkin sampai 35 X/mnt..Perawat tidak memahaminya. Saya menanyakan tekanan darahnya berapa ternyata hampir syok. Sekali lagi saya terheran kepada Tuhan. Lalu saya instruksikan untuk memindahkan pasien ke ICU. Saya memberi bantuan nafas, pasien kami dorong dengan tempat tidurnya ke ICU. Sesampai di ICU pasien mulai berhenti nafas, kemudian dilakukan resusitasi, dan berhasil. Puji Tuhan, andai pasien tetap di ruang rawat inap dengan alat-alat sangat terbatas akan lebih sulit kemungkinan untuk berhasil.

Pada suatu sore saya merasa dibimbing berjalan ke lantai III kelas 3,   perawat seedang sibuk melakukan resusitasi. Kacau sekali kondisinya. Mana memasang alat bantu nafas tidak tepat, alat tidak ready, dsb. Pasien akhirnya meninggal. Perawat merasa bersalah, ini perawat yang sebelumnya saya ajak mendorong pasien ke ICU. Dia mengatakan sebelumnya pasien tidak apa-apa lalu tiba-tiba memburuk. Saya menduga kemungkinan serangan jantung. Kelihatannya ini bukan happy ending, tetapi beberapa waktu lalu Tuhan menyatakan kejadian inilah yang memicu kami mengadakan pelatihan BLS total. Semua perawat dituntut wajib dapat menggunakan alat bantu nafas dan kompresi dada dengan benar. Puji Tuhan, pelatihan itu yang mendorong dan mengadakan Tuhan sendiri, bukan kami.

IBU TERCINTA........
Waktu di Rumah Sakit saya yang kedua, saya sedang jaga IGD pagi. Sudah 2 minggu saya tidak pulang, juga tidak telepon rumah di Kediri. Kemudian masuk IGD dr. N.W, Spesialis Saraf datang ke IGD setelah selesai memeriksa pasien di Poliklinik. Dia menunjuk saya katanya " kamu tidak pulang ke Kediri?" saya jawab " ya Dok, biasanya seminggu sekali. Saya merasa ada yang aneh dengan teguran dokter tadi, tiba-tiba saya tersentak dalam hati saya" telepon ibu sekarang".
Lalu saya lari keluar IGD mencari sinyal terus telepon ibu " Ibu, ibu tidak apa-apa?" Ibu saya sedang menangis tersedu-sedu, ia menjawab " Oalah le (Nak), Ibu mau makan ini ingat kamu, kamu kok langsung telepon ibu" ibu saya sangat heran, (sampai sekarang). Lalu saya katakan kepada Ibu " Ibu, Tuhan menyuruh aku telepon ibu." Tuhan sudah memakai seorang dokter untuk menegor saya.


IBUKU SAKIT JANTUNG. ....

Beberapa lama setelah aku kerja di Rumah Sakitku yang kedua, ibuku mengalami sakit jantung koroner dan harus dirawat di ruang ICU Rumah Sakitku yang pertama di Kota Kediri. Kemudian saya minta ijin cuti untuk menjaga ibu. Waktu itu aku melihat ibu kesakitan, kasihan sekali. Dia katakan sakit sambil memegangi dadanya. Saya bertanya kepada suster mengapa tidak diberi obat injeksi (maksud saya morphine)? Mereka mengatakan harus menunggu 1 jam lagi karena obat oral sudah diberikan. Katanya protapnya memang seperti itu. Aku begitu cemas, harus melihat ibu kesakitan selama 1 jam? bagaimana mungkin? Pasti ada jalan keluar pikirku. Dalam kepalaku adalah "ke atas artinya berdoa" itu satu-satunya jalan keluar. Lalu aku masuk ICU aku dekati ibu. "Ibu piye ?" dia katakan " lara " sambil memegang dadanya. " Ayo bu, kita berdoa" ibu aku peluk, aku tidak bisa mengatakan apa-apa kepada Tuhan, aku hanya menjerit " Tuhan..." hatiku sangat sedih. Lalu tiba-tiba aku merasakan kuasa-Nya (dalam hatiku ini Kuasa Darah Yesus). Aku juga ingat kata alkitab ...Roh membantu kita dalam kelemahan kita... Lalu aku lepaskan pelukanku kepada ibu. Aku melihat ibu sudah tidak kesakitan lagi. Aku tanya " Ibu piye?" dia menjawab " wis gak lara / sudah tidak sakit" aku heran. Lalu aku tanya lagi " Sama sekali bu?" ibu menjawab " blas (artinya tidak sakit sama sekali). Ajaib Tuhan. Bisanya nyeri yang sembuh karena obat akan berkurang bertahap, tetapi ini sama sekali tidak ada. Saya tanya berulang-ulang pada ibu " sama sekali nggak nyeri sedikitpun?" kembali ibu menjawab " blas...." sambil menggeleng kepala. Saya jadi tahu bahwa Allah tidak pernah kekurangan mujizat-Nya.

Beberapa waktu kemudian ibu saya dipindahkan ke ruang rawat inap biasa : tempatnya di depan ICU di Rumah Sakit saya yang pertama. Waktu itu ibu saya tinggal, malam saya pulang untuk istirahat di rumah. Pagi sekitar jam 4 atau 4.30 saya merasa saya harus lihat ibu. Lalu saya ke rumah sakit melihat ibu. Ibu saya tiba-tiba mengatakan " le...dadaku kok krasa arep lara / Nak, dadaku kok terasa akan sakit" lalu aku katakan " ayo bu kita berdoa" lalu kami berdoa kepada Tuhan" Tuhan tolong...dst." Tiba-tiba ada gambaran dalam hati saya ada jaring yang terlepas dari koroner ibu. Lalu saya buka mata dan bertanya " ibu gimana?" ibu menjawab " wis gak sida lara / sudah nggak jadi sakit" Uhuiii...Tuhan ajaib, itu terus menguatkan saya, Tuhan sanggup jaga ibu saya.

TERTIMPA KASIH KARUNIA SEGEDE BULAN............
Oleh banyaknya pengalaman mujizat saya sering menggeser diri merasa lebih baik dari orang lain. Tetapi dengan jelas Firman Tuhan berkata Barang siapa meninggikan diri dia akan direndahkan, dan barang siapa merendahkan diri dia akan ditinggikan. Firman ini sangat kuat bagi saya, saya sangat takut, suatu saat saya akan direndahkan..... Lalu saya berusaha untuk rendah hati bagaimanapun caranya...... Saya merasa ada hal yang tidak beres dalam diri saya. Lalu saya berpikir " aku harus datang kepada Hamba Tuhan supaya saya tetap dalam "Kasih Karunia".
Aku datang kepada 2 hamba Tuhan di Rumah Sakitku yang kedua. Aku menceritakan pengalaman-pengalamanku lalu aku katakan" tolong aku Pak, aku tidak ingin keluar dari Kasih Karunia aku takut aku akan sombong (padahal sudah sering sombong), atau mungkin hidup seenaknya". Lalu tiba-tiba mereka mengatakan " Pak kita ini hanya makhluk", intinya kita ini eksis, itu semua karena "Kasih Karunia". Lalu ada kata-kata yang membuat saya sembuh " Pak, bahkan untuk rendah hatipun kita perlu "Kasih Karunia". Puji Tuhan...saya merasa tertimpa Kasih Karunia segede bulan. Lalu saya berkata kepada mereka " Justru untuk itulah Pak saya datang kepada Bapak, supaya ada saudara yang berdoa untuk saya, saya tidak dapat berbuat apa-apa". Kemudian mereka berdua berdoa untuk saya,....Puji Tuhan...saya pulang dengan diri saya yang baru. Ternyata selama ini saya menyimpan satu hal yang menghalangi Kasih Karunia....dan saya dilepaskan.

Saudaraku, betapa pentingnya saudara seiman. Yesus berkata dalam Injil Yohanes
13:13 Kamu menyebut Aku Guru dan Tuhan, dan katamu itu tepat, sebab memang Akulah Guru dan Tuhan.
13:14 Jadi jikalau Aku membasuh kakimu, Aku yang adalah Tuhan dan Gurumu, maka kamupun wajib saling membasuh kakimu;
13:15 sebab Aku telah memberikan suatu teladan kepada kamu, supaya kamu juga berbuat sama seperti yang telah Kuperbuat kepadamu.

Kaki kita seringkali kotor karena kotoran / kenajisan dunia ini. Kita wajib saling membasuh kaki kita.

Derek Prince mengatakan bahwa ada bagian tubuh kita yang tidak terlindungi saat kita mengenakan seluruh perlengkapan senjata Allah, yakni punggung kita. Dan siapakah yang akan menjaganya, yaitu tidak lain dan tidak bukan adalah Saudara-Saudara kita seiman.
Yakobus menyatakan implikasi yang sangat baik dalam membasuh kaki demikian : Yakobus 5:16 Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh. Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya. Haleluyah. Anda berada dalam keterikatan? Kenajisan tersembunyi? Datanglah kepada saudaramu!!!!!! Doanya yang tulus akan membersihkan engkau!!!
Jangan sombong,......karena dengan kesombongan Anda siap untuk direndahkan.


Saudara, saya sudah membuktikan bahwa ALLAH yang saya kenal benar-benar ada dan nyata. Dia bukan doktrin atau dongeng isapan jempol. Dia adalah Allah yang hadir. Dengarkan Dia, Dia ada dalam Firman-Nya. Mau mengenal Dia? hanya ada satu jalan >>>> terima kebenaran yang Dia sediakan yakni "Kasih Karunia dalam Penebusan". Kita tidak pernah sampai kepada Dia tanpa Penebusan dari Dia. Jika kita percaya kepada-Nya, maka kita percaya juga bahwa Ia sudah mati dan bangkit bagi kita untuk menebus dosa kita. Setelah itu barulah kita layak menerima Roh-Nya yang bekerja di dalam kita. Roh itulah yang membimbing kita menelusuri seluruh bagian Alkitab dan menyatakannya bagi kita. Segala yang najis diungkap dan dibongkar, menuntut kita hidup dalam kekudusan-Nya.

Percayalah Saudara, Saudara perlu ditebus dari dosa dan kenajisan Saudara. Supaya kita layak mendapatkan persekutuan yang sesungguhnya dengan Dia.

PINDAH KERJAKU YANG KEDUA........
Aku memiliki ayah dan ibuku yang sudah lanjut.....mereka tinggal berdua di rumah. Akhir-akhir ini ibu sering jatuh...Aku merasa sangat sedih dan berpikir Aku harus pulang. Tidak ada satu ayatpun di Alkitab yang tidak mengharuskan aku merawat bapa dan ibuku. Jadi aku meyakinkan diri bahwa kami harus pulang ke Kediri. Aku tahu ini akan mengecewakan manajemen perusahaanku, masih ada pekerjaan penilaian kinerja pegawai yang belum selesai. Tetapi apa boleh buat.....aku harus pulang. Aku terus mencari peneguhan dari Tuhan, berdoa dan berpuasa. Namun aku tahu kebutuhanku yang utama, yakni aku perlu pengenalan akan Tuhan lebih dari sebelumnya.
Pikirku : kalau aku mengenal Dia, aku akan selalu dekat dengan Dia, berada dalam maksud dan rencana-Nya selalu. Dan Puji Tuhan, berkat Tuhan berdatangan bagaikan gelombang. Dari hari ke-tiga sampai ke-50 puasaku Dia selalu memberikan kejutan-kejutan yang tidak pernah kubayangkan sebelumnya. 
Berkat yang aku terima sekarang adalah manajemen menyetujui kepulanganku, secara bertahap. Selama 3 hari aku akan bekerja di Batu, dan 3 hari bekerja di Kediri di STIKES. Puji Tuhan,  dan Istriku dia mau bersemangat bekerja di STIKES. Itu hari ke-50 berkat yang aku terima dari Tuhan.

Sungai Kehidupan

oleh Givingmyhearth

 Mazmur berkata
46:1. Untuk pemimpin biduan. Dari bani Korah. Dengan lagu: Alamot. Nyanyian. (46-2) Allah itu bagi kita tempat perlindungan dan kekuatan, sebagai penolong dalam kesesakan sangat terbukti.
46:2 (46-3) Sebab itu kita tidak akan takut, sekalipun bumi berubah, sekalipun gunung-gunung goncang di dalam laut;
46:3 (46-4) sekalipun ribut dan berbuih airnya, sekalipun gunung-gunung goyang oleh geloranya. Sela
46:4 (46-5) Kota Allah, kediaman Yang Mahatinggi, disukakan oleh aliran-aliran sebuah sungai.
46:5 (46-6) Allah ada di dalamnya, kota itu tidak akan goncang; Allah akan menolongnya menjelang pagi.



Pertama kali saya menemukan ayat ini saya terperanjat : ini adalah suatu nubuat bahwa di akhir zaman ada Kota Allah Yang Maha Tinggi, dimana ada sebuah sungai mengalir di dalamnya. Saya segera tahu yang dimaksudkan ialah gereja Tuhan.
Kitalah itu gereja Tuhan, Kota Allah Yang Maha Tinggi. Allah mau ada kesukaan di dalamnya.
Pertanyaannya siapakah yang akan bersuka??? Jawabnya adalah Allah dan umatnya : manusia.
Jika ingin Allah bersuka atas kita Kota Kediaman Allah Yang Maha Tinggi berdasarkan Mazmur tadi adalah :
1. Hanya boleh ada satu sungai yang mengalir
2. Jangan biarkan aliran-alirannya tersumbat.
Yesus berkata dalam Injil Yohanes :
7:38 Barangsiapa percaya kepada-Ku, seperti yang dikatakan oleh Kitab Suci: Dari dalam hatinya akan mengalir aliran-aliran air hidup."
7:39 Yang dimaksudkan-Nya ialah Roh yang akan diterima oleh mereka yang percaya kepada-Nya....

Hanya satu saja Sungainya yakni sungai Roh Kudus dengan aliran-alirannya. Allah begitu berduka jika ada sungai-sungai yang lain misalnya sungai hawa nafsu percabulan, sungai cinta uang, sungai kerakusan, dan sungai - sungai kecemaran lainnya, sungai-sungai lain yang berasal dari dunia ini.
Paulus menggambarkan aliran Sungai Roh Kudus sebagai Buah-Buah Roh dalam Galatia 5:22 Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan,
5:23 kelemahlembutan, penguasaan diri.....

Ketika menemukan ayat dalam Mazmur ini, saya bertanya kepada Tuhan " Tuhan, bagaimanakah sungaiku. Tuhan memberi gambaran dalam hati saya " sungaimu penuh dengan kapal-kapal" sampai menyumbat alirannya. Maksudnya kapal kepentingan-kepentingan dunia ini.

Saudaraku, mau membuat Allah bersuka??? sudah ada jawabannya. Jangan biarkan ada sungai lain mengalir dalam hati Anda, dan jangan biarkan ada sesuatu yang menghambat aliran sungai-Nya. Dijamin, Dia pasti bersuka.

Rumah Sakitku

Inilah rumah sakitku, tempatku bekerja sekarang..

Lihatlah betapa megahnya..................sejuk,......
Semangat pertumbuhan dikobarkan......tapi hati-hati ya....jika bukan karena Tuhan, semuanya sia-sia.

Good View, serasa di surga........

Kesaksian Anda

Saudara, mungkin memiliki pengalaman yang indah bersama Tuhan, kirimlah ke alamat email kami, atau tulis dalam komentar. Biarlah nama-Nya semakin dimasyurkan, dan banyak orang akan mendapatkan berkat bahkan diselamatkan. Terpuji nama-Nya. Amin.

Saturday, June 4, 2011

Inilah "Soft Kompetensi Generik"

Hari ini aku dapat materi pelatihan tentang Soft Kompetensi........

Kata pemateri itu, soft kompetensi seringkali tidak kelihatan......seperti gunung es yang menyembul kecil adalah Hard Competency, tetapi yang di bawah gede banget.....justru itulah yang sering kali menjadikan kesuksesan seseorang....
Menurut Spencer & Spencer kata beliau ada 21 kompetensi generik sbb :


Achievement and action competencies
        Achievement motivation ---> àmotivasi meraih keberhasilan
        Concern for order and quality ---> konsen thd pesan dari atasan dan mutu diperhatikan
        Initiative  --->  inisiatif tanpa disuruh, membuat perubahan yang baik.
        Information seeking  --->senang cari informasi utk membantu perusahaan
Helping and service competencies
        Interpersonal understanding ----> mengerti  secara interpersonal baik
        Customer service orientation ----> niat mambantu customer
Influencing competencies
        Impact and influence ----> mempengaruhi orang lain utk membawa yang baik
        Organizational Awareness ----> kepedulian thd organisasi
        Relationship Building ---> membangun hubungan
Managerial competencies
        Developing others  ----> mengembangkan staf
        Directiveness  ---> arahan yang jelas
        Team-work and co-operation ---> jelas
        Change Leadership --> mampu buat perubahan
        Team leadership ---> kemampuan memimpin sebuah tim
Cognitive competencies
        Analytical thinking --> kemampuan berpikir analitik
        Conceptual thinking --> mampu membuat sistem dengan baik
        Expertise  ---> ahli di bidang tertentu saja
Personal effectiveness competencies
        Self control -->  mengontrol diri dengan baik
        Self confidence --> kepercayaan diri yang baik à tampil dengan baik
        Flexibility ---> anyak skenario untuk mencapai tujuan
        Organizational Commitment ---> jelas
 Berikut ini nama beliau :
dr. Hartono Tanto,
         WORKSHOP :
How to Create Performance Appraisal Based on Original Soft and Hard Competencies
04-05 Juni 2011. Resto nine Surabaya.


Amazing Life

Bukan hanya sekedar hidup, namun aku hidup karena Dia yang telah menghidupkan aku.
Bukan hidup yang sekedarnya, tetapi sungguh luar biasa. Aku sadar sekarang, begitu banyak yang telah Dia lakukan kepadaku. Tidak sebanding dengan bagaimana diriku ini.


Aku miliki hidup ini karena aku mendapatkannya. Bukan karena kebaikanku, melainkan karena aku menerimanya.
Berbahagialah mereka yang mau menerimanya, sama seperti diriku. Karena hanya karena Kasih Karunia-Nya aku memiliki hidup yang sesungguhnya. Terpuji nama-Nya. Amien.